Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Jamuran Pemalang, Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Pencarian Semalam Suntuk


Korban ditemukan pada Rabu dini hari (27/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 200 meter dari titik awal korban dilaporkan hanyut.

Penemuan korban disambut haru oleh keluarga dan warga yang sejak sore terus memantau proses pencarian di sepanjang aliran sungai. Sejumlah warga bahkan tetap bertahan di lokasi hingga dini hari untuk membantu tim pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, membenarkan penemuan korban tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Betul, korban Adam ditemukan pada Rabu, 27 Mei 2026, pukul 02.30 WIB, sekitar 200 meter dari titik awal kejadian,” ujar Agus.

Menurutnya, proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Pemalang, Basarnas, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat sekitar. Tim melakukan penyisiran menyusuri aliran Sungai Jamuran dengan menggunakan peralatan pencarian dan pemantauan manual di sejumlah titik rawan.

Sebelumnya, peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa sore (26/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama tiga rekannya bermain dan berenang di sekitar Jembatan Talang, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan.

Ketika hendak berpindah ke sisi sungai lainnya, dua anak terpeleset dan tercebur ke aliran sungai yang memiliki arus cukup deras. Salah satu anak bernama Aldo berhasil diselamatkan warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun nahas, Adam terbawa arus dan hilang dari pandangan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pertolongan dan pencarian awal sebelum akhirnya melaporkan insiden itu kepada aparat desa dan petugas terkait.

Informasi pertama mengenai kejadian tenggelamnya korban diterima Kepala Dusun Kauman, Desa Kendalrejo, dari warga sekitar yang berada di lokasi. Tak lama setelah laporan diterima, proses pencarian langsung dilakukan secara bersama-sama.

Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Jamuran hingga malam hari. Kondisi gelap dan arus sungai yang cukup deras sempat menjadi kendala dalam proses pencarian.

Meski demikian, upaya pencarian tidak dihentikan. Sejumlah warga turut membantu melakukan pemantauan di titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi tersangkutnya korban.

Kerja keras tim akhirnya membuahkan hasil pada dini hari. Korban ditemukan warga di area pohon randu kembar yang berada di sebelah utara lokasi awal kejadian.

Setelah ditemukan, tim gabungan segera melakukan proses evakuasi dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 03.00 WIB setelah seluruh rangkaian pencarian selesai dilakukan.

Laporan penemuan korban disampaikan oleh BPBD Kabupaten Pemalang melalui PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Pemalang.

Korban

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama