Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, Selasa (23/6/2026), peristiwa tersebut diduga berawal dari perselisihan antara korban dan seorang pria yang memiliki hubungan dekat dengannya.
Informasi yang berkembang menyebutkan, pelaku diduga tidak terima hubungan mereka diakhiri oleh korban.
Cekcok antara keduanya diduga terjadi sebelum insiden yang menyebabkan korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan tubuh.
Meski demikian, informasi mengenai motif tersebut masih sebatas keterangan awal yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.
Dari informasi yang diperoleh, pria yang diduga terlibat dalam kejadian itu disebut berasal dari Kabupaten Tapin. Sementara korban diketahui merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut
Kapolres Tanahlaut AKBP Ricky Ardyansyah melalui Kapolsek Pelaihari AKP Karya Jaya saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun keberadaan terduga pelaku.
"Saat ini anggota masih melakukan lidik. Untuk perkembangan lebih lanjut belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan," kata Karia Jaya.
Ia juga belum bersedia memberikan keterangan terkait dugaan motif maupun identitas pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Pelaihari akibat luka berat yang dialaminya.
Kondisi korban menjadi perhatian masyarakat setelah foto-foto pascakejadian beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga.
Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum hasil penyelidikan diumumkan secara resmi.
Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah barang bukti untuk mengungkap fakta di balik peristiwa yang menghebohkan warga Tanahlaut tersebut.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 9012519
98046
