Korban diketahui bernama Samijo (50), seorang pria paruh baya warga setempat. Saat ditemukan oleh warga sekitar pukul 16.00 WIB, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri dengan luka serius di bagian kepala dan telinga.
Saat pertama kali dievakuasi, Samijo terlihat masih mengenakan kaus berwarna biru dan celana hitam. Warga yang panik melihat kondisi korban langsung melarikan pria paruh baya tersebut ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Kepala Desa Perunggahan Kulon, Siswoko, membenarkan adanya insiden berdarah yang menimpa salah satu warganya tersebut. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun pihak pemerintah desa, peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh perkelahian antara korban dengan warga lain bernama Agus.
Meski demikian, Siswoko mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi maupun alat yang digunakan terduga pelaku hingga menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian kepala.
"Kalau informasi yang kami terima memang karena berkelahi antara Samijo dan Agus. Tetapi bagaimana melakukannya belum tahu, apakah dipukul menggunakan kayu atau batu, itu masih belum jelas," ujar Siswoko saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Hingga Senin siang, Samijo dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di ruang terisolasi rumah sakit. Pihak berwajib maupun keluarga belum bisa menggali informasi lebih lanjut karena kondisi kesehatan korban yang belum stabil.
"Masih belum bisa dimintai keterangan, makanya kita juga belum tahu apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut," imbuh Siswoko.
Di sisi lain, terduga pelaku bernama Agus diketahui langsung menghilang usai insiden berdarah di perkebunan tersebut. Agus diduga melarikan diri untuk menghindar dari kejaran massa dan pihak kepolisian. Hingga saat ini, keberadaan Agus masih misterius.
Pihak pemerintah desa setempat sebenarnya sudah bergerak cepat dengan mendatangi kediaman Agus untuk mencari petunjuk. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena sang istri mengaku sama sekali tidak mengetahui perbuatan suaminya.
Bukan hanya itu, istri Agus juga mengaku buta terkait hubungan suaminya dengan korban, apakah keduanya saling mengenal atau memiliki masalah pribadi sebelumnya.
"Sempat datang ke rumahnya. Istrinya tidak mengetahui hubungan Agus dan Samijo ini teman atau apa, dia tidak tahu," beber Siswoko.
Kasus dugaan penganiayaan berat dan perkelahian ini kini telah resmi ditangani oleh jajaran Polres Tuban. Pihak kepolisian dilaporkan tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu keberadaan Agus.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pejabat Polres Tuban terkait kronologi lengkap maupun perkembangan terbaru dari penyelidikan kasus tersebut.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
