Kecelakaan Libatkan Hiace & Pickup Di Jalan Raya Pancasari



Dua korban meninggal dunia masing-masing Indrawati Setiabudi, 62, yang mengemudikan Suzuki pikap DK 8241 YU, dan suaminya Hidajat Maruta, 81, yang berada di bangku penumpang. Keduanya merupakan warga Kota Cirebon, Jawa Barat yang sudah berdomisili di Pancasari.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.50 WITA di Jalan Raya Provinsi kilometer 24,8 wilayah Banjar Dinas Buyan. Saat itu, mobil pikap yang dikemudikan Indrawati keluar dari halaman rumah di sisi barat jalan dan hendak masuk ke badan jalan menuju arah selatan.

Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju Toyota Hiace DK 7069 JF yang dikemudikan Redemtus Kenjam, 24, asal NTT. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi Hiace tidak sempat menghindar hingga tabrakan keras tidak terelakkan.

Benturan terjadi pada bagian samping depan kanan mobil pikap. Kerasnya benturan membuat kedua korban mengalami luka berat. Indrawati mengalami memar pada bagian belakang kepala sebelah kiri, pendarahan dari mulut, serta patah pada tangan kanan. Sementara Hidajat mengalami luka robek di bagian kepala kiri.

Kedua korban sempat dievakuasi ke Puskesmas II Sukasada di Pancasari untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa keduanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis. Sementara itu, pengemudi Hiace Redemtus Kenjam asal Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, bersama seorang penumpangnya bernama Hendry, 32, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan. Mobil Hiace mengalami ringsek pada bagian depan, sedangkan pikap Suzuki mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping kanan, kaca depan pecah, serta bodi kendaraan penyok. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan kecelakaan diduga kuat dipicu kurang hati-hatinya pengemudi pikap saat keluar dari halaman rumah menuju jalan utama. “Pengemudi tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah selatan dan tidak memberikan prioritas kepada kendaraan di jalan utama,” ujar Iptu Yohana.

Hingga Selasa sore, jenazah kedua korban masih dititipkan di RSUD Buleleng sembari menunggu kedatangan keluarga. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Perbekel Pancasari Wayan Komiarsa mengatakan kedua korban diketahui sudah cukup lama tinggal di wilayah tersebut dan menjalankan usaha kecil di bidang laundry serta kos-kosan. “Sudah sekitar tiga tahun tinggal di sini, punya usaha laundry dan kos-kosan, sudah berdomisili di sini dan hanya tinggal berdua saja. Informasinya keluarga masih dalam perjalanan,” ungkap Komiarsa.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama