Laka beruntun di Lampung, Dua Supir Tewas Mengenaskan Di TKP



Kecelakaan diduga terjadi saat salah satu truk boks yang melaju dari arah Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung mengalami rem blong ketika melintasi jalur menurun.

Truk tersebut kemudian kehilangan kendali dan menabrak dua truk boks lain yang berada di depannya. 

Benturan keras membuat bagian depan ketiga kendaraan ringsek parah.

Selain menyebabkan kerusakan berat, muatan paket ekspedisi yang dibawa salah satu truk ikut tumpah dan berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Salah seorang warga, Alan, mengatakan truk dari arah Bakauheni melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam kendaraan di depannya.

"Truk dari arah Bakauheni melaju kencang lalu menabrak kendaraan di depannya. Diduga remnya tidak berfungsi," ujar Alan.

Selain faktor kegagalan sistem pengereman, beban muatan paket yang sangat berat membuat sopir tidak mampu menahan laju kendaraan, hingga langsung menghantam keras truk lain yang berada tepat di depannya secara beruntun.

Akibat kecelakaan tersebut, dua sopir truk meninggal dunia setelah terjepit kabin kendaraan yang ringsek. 

Salah satu korban diketahui bernama Muhamad Soleh, sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan Aiptu Jayamudin membenarkan kejadian tersebut. 

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut," kata Jayamudin.

Kecelakaan sempat membuat arus lalu lintas di Jalinsum tersendat. 

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan oleh petugas kepolisian bersama personel TNI, arus kendaraan kembali berangsur normal.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

4. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama