Pria di Labuhan batu Utara Ditemukan Tewas, Diduga Di Keroyok Dua Oknum TNI Dan Dua Warga Sipil


Dilansir dari Sigapnews Kuasa hukum keluarga korban Surya Dayan Pangaribuan, SH, menjelaskan insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang berboncengan dengan saksi JN dicegat di jalan. Korban diduga sengaja ditabrak bergantian menggunakan sepeda motor hingga jatuh, lalu dikeroyok beramai-ramai oleh para pelaku hingga meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan saksi JN, korban yang pulang dari ladang bersama saksi tiba-tiba dicegat. Korban diduga ditabrak menggunakan sepeda motor secara bergantian oleh dua orang berinisial BN dan BD," ujar Dayan. Setelah terjatuh, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan di lokasi.

Keempat terduga pelaku terdiri dari satu oknum TNI aktif, satu mantan TNI, dan dua warga sipil. Mereka kini telah diamankan. Mertua korban, Ramlan Nenggolan, mengaku baru mengetahui kejadian sore hari dan langsung ke Polsek Kualuh Hulu. Keluarga sempat melihat mobil di halaman Polsek yang diduga terkait kejadian, di dalamnya berisi senjata tajam seperti parang dan sangkur.

"Ada beberapa oknum TNI yang diduga melakukan pengeroyokan. Korban dianiaya hingga meninggal di areal sitaan Suaka Alam atau PT Agrinas," ungkap Ramlan. "Warga menyampaikan korban dipukuli beramai-ramai. Untuk penyebab pastinya kami belum mengetahui."

Kapolsek Kualuh Hulu, Citra Barus mengonfirmasi seluruh terduga pelaku sudah diamankan dan perkara dilimpahkan ke Polres Labuhan batu.

Buntut peristiwa tersebut, kantor PT di perkebunan Desa Sukarame dibakar massa. Tiga unit rumah mes hangus terbakar beserta 7 sepeda motor.

Proses penyelidikan dan autopsi masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. TNI dan Polri juga disebut akan menindak tegas oknum yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.


Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

4. Dokumentasi 

5. Dokumentasi 

6. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama