Terseret Kereta Api Hingga 10 Meter, Dua Wanita Cantik di Sukabumi Meninggal Dunia


Kedua korban yaitu Murni Anjani (30), seorang ibu rumah tangga asal Kampung Cikaret, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Sementara rekannya bernama Cici Rahmawati (17), warga Babakan Garung, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat kereta api yang diawaki oleh masinis berinisial MP dan asisten masinis GD tengah melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Secara mengejutkan, sepeda motor yang dikendarai korban mendadak melintas dari arah bawah.

"Menurut keterangan saksi, pada saat kereta api melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor, tiba-tiba pengendara motor dari arah bawah langsung melintas," kata Ade Ruli.

Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pun tak terhindarkan. Sepeda motor korban langsung tertabrak hingga sempat terseret sejauh kurang lebih 10 meter dari titik lokasi benturan. Warga sekitar yang berada di lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan.

Usai kejadian, pihak kepolisian bersama warga langsung mengevakuasi kedua korban yang mengalami luka berat ke Rumah Sakit (RS) Asyifa Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Dokter jaga IGD RS Asyifa, Eva Tantika menyebutkan kedua korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Kedua korban mengalami luka parah di bagian kepala, lengan, hingga kaki, serta pendarahan aktif dari mulut dan telinga.

"Tadi sekitar jam 11.45 WIB dalam keadaan sudah tidak sadar. Yang satu mengeluarkan darah dari kepala dan telinga, kemudian ada multiple injury (luka parah di beberapa bagian). Yang satu lagi sama ada penurunan kesadaran juga, tidak sadar, terdapat patah tulang juga," urai dr. Eva.

Pihak penanganan darurat dan dokter spesialis saraf RS Asyifa telah melakukan upaya penanganan medis secara maksimal. Namun, kondisi kesehatan kedua korban terus merosot hingga mengalami henti napas dan henti jantung.

"Kita sudah ikhtiar maksimal, namun keadaannya terjadi penurunan, ada desaturasi, henti napas, ada henti jantung. Pasien dinyatakan meninggal," jelas dr. Eva.

Nyawa kedua korban tidak tertolong. Korban pertama dinyatakan meninggal dunia pada lebih dulu, sedangkan korban kedua menyusul pada pukul 13.52 WIB. Pihak rumah sakit juga telah mengonfirmasi situasi kritis ini kepada keluarga korban sebelum keduanya mengembuskan napas terakhir.

Saat ini, pihak kepolisian telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, dan berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Korban

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama