Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi sekitar pukul 08.00 WIT. Namun, keberadaan korban baru diketahui beberapa jam kemudian setelah sejumlah warga melintas di lokasi.
Diduga sekitar pukul 10.30 WIT, warga menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa serta pihak berwenang.
Penemuan jenazah tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat. Warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi dan identifikasi yang dilakukan oleh petugas.
Kapolsubsektor Weda Utara, IPDA Wahyudin Abd Rauf, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya peristiwa tersebut.
la menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih berada di Puskesmas Sagea untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban.
"Saat ini kami masih berada di Puskesmas Sagea guna melakukan pemeriksaan. Nanti sebentar kami konfirmasi kembali," ujarnya.
Peristiwa tersebut juga sempat menjadi perbincangan di media sosial. Sebuah unggahan yang beredar melalui akun Facebook menyebutkan adanya dugaan bunuh diri di Desa Fritu dan menarik perhatian warga serta pengguna media sosial lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi serta penyebab kematian korban.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
