Diduga Lecehkan Al-Qur'an Saat Live TikTok, Video Viral Tuai Kecaman MUI NTB



Menanggapi viralnya video tersebut, MUI NTB mengeluarkan imbauan resmi pada Kamis (2/7). Dalam imbauan itu, MUI menyatakan tindakan tersebut merupakan bentuk penodaan terhadap agama Islam yang melukai hati umat Islam.

MUI juga mengutuk pihak yang menyebarluaskan video tersebut, yakni akun OMPUNET NTB, karena dinilai turut menyebarkan konten yang mengandung unsur penistaan terhadap Al-Qur’an dan ujaran kebencian.

“Mengutuk tindakan yang dilakukan wanita dan OMPUNET NTB yang telah menyebarluaskan video tersebut karena mengandung unsur penistaan atau melecehkan Al-Qur’an dan ujaran kebencian yang merupakan pelanggaran berat dan penodaan terhadap agama Islam serta melukai hati umat Islam.”

Selain mengecam pelaku, MUI NTB mendesak aparat kepolisian segera menyelidiki, melacak identitas pelaku, dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum agar memberikan efek jera.

MUI juga mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam di NTB, tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Imbauan tersebut ditandatangani Wakil Ketua Umum MUI NTB Prof. Dr. TGH. Fakhrurrozi Dahlan, MA dan Sekretaris Umum Prof. Dr. KH. Subhan Abdullah, MA.

Fenomena konten siaran langsung di media sosial yang mengejar hadiah virtual atau “saweran” dari penonton belakangan memang menjadi perhatian publik.

Sejumlah kreator bahkan menuai kritik karena membuat konten yang dinilai melanggar norma agama, kesusilaan, maupun etika demi meningkatkan jumlah penonton dan memperoleh hadiah digital.

Namun, dugaan penistaan agama tetap harus diproses berdasarkan ketentuan hukum dan pembuktian oleh aparat penegak hukum. 

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama