Pria Diduga Akhiri Hidup di Perlintasan Rel Kereta Api Kawasan Polowijen, Malang


Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.38 WIB.

Berdasarkan hasil pengecekan rekaman CCTV, korban terlihat berada di atas rel sesaat sebelum Kereta Api Arjuna Express 66F dengan relasi Malang–Surabaya melintas.

"Dari CCTV diketahui bahwa korban sengaja rebahan atau tidur di atas rel saat Kereta Api Arjuna Express 66F relasi Malang menuju Surabaya melintas," ujar Lukman.

Akibat benturan tersebut, tubuh korban terseret sekitar dua meter dari titik awal kejadian.

Usai menerima laporan dari masyarakat, petugas kepolisian bersama Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polresta Malang Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban," imbuh Lukman.

Insiden tersebut juga berdampak pada operasional perjalanan kereta api. Rangkaian KA Arjuna Express sempat berhenti sejenak agar petugas dapat melakukan pemeriksaan terhadap lokomotif dan rangkaian kereta sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berada di area rel kereta api selain untuk kepentingan melintas di perlintasan resmi. Jalur rel merupakan kawasan terbatas yang berisiko tinggi dan hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama