Remaja Perempuan Tewas Usai Dicekik Lalu Dibakar di Nabire, Pelaku Remaja Laki-laki Diduga Anak Oknum Polisi



Peristiwa kelam ini bermula ketika pelaku, seorang remaja laki-laki berinisial A (14) yang diduga merupakan anak Oknum Polisi, membawa korban ke lokasi yang sepi. Pelaku diduga kuat mencekik korban hingga tidak berdaya, dan kemudian membakar jasad korban menggunakan minyak tanah untuk menghilangkan jejak. Botol bekas minyak tanah ditemukan di sekitar TKP.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Nabire bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga. Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Nabire untuk dilakukan proses identifikasi. Pihak keluarga akhirnya berhasil memastikan identitas korban melalui pencocokan sidik jari.

Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk mengungkap tabir kejahatan ini. Melalui penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rute kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi dan langsung menangkap pelaku A tanpa perlawanan.

Tragedi ini memicu gelombang kemarahan dari keluarga korban dan komunitas perantau suku Toraja di Papua. Pada Jumat pagi (31/7/2026), massa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Nabire mendatangi Mapolres Nabire untuk mengawal penuntasan kasus ini.

Suasana haru dan tegang mewarnai kedatangan massa. Ibu korban yang diselimuti duka mendalam tampak histeris di markas kepolisian dan berulang kali menuntut agar pembunuh anaknya dihukum seadil-adilnya.

Ketua IKT Kabupaten Nabire, Yulianus Passang, yang memimpin perwakilan keluarga, menegaskan bahwa mereka mengutuk keras tindakan keji tersebut. "Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Namun, kami meminta dengan tegas agar pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujar Yulianus di hadapan aparat kepolisian.

Kedatangan massa IKT Nabire diterima langsung oleh Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek. Pihak Polres Nabire menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan profesional.

Kompol Piter Kendek menegaskan bahwa pelaku saat ini sudah ditahan dan pemeriksaan intensif sedang berjalan guna mengungkap motif utuh di balik tindakan keji tersebut. Kepolisian juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan memercayakan penyelesaian kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.



Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

4. Dokumentasi 

5. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama