Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara, Aan Alamsyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.35 WIB. Tak lama setelah informasi diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran langsung diberangkatkan menuju lokasi.
"Setelah laporan diterima sekitar pukul 02.35 WIB, kurang dari 15 menit petugas bersama dua unit mobil pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi kejadian," ujar Aan.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman sekaligus berupaya mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar rumah yang terbakar. Namun, besarnya kobaran api membuat proses penyelamatan terhadap kedua korban tidak dapat dilakukan. Setelah api berhasil dikendalikan, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, pemilik rumah, Meka Hartati, bersama beberapa penghuni lain berhasil menyelamatkan diri sebelum api menguasai seluruh bangunan.
"Pada saat pemadaman berlangsung, diketahui ada dua orang yang terjebak di dalam rumah dan keduanya dinyatakan meninggal dunia. Sementara pemilik rumah, Meka Hartati, bersama beberapa penghuni lainnya berhasil menyelamatkan diri," jelasnya.
Selain menelan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan satu unit rumah permanen beserta seluruh perabot di dalamnya. Dua unit sepeda motor yang terparkir di rumah ikut terbakar. Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali mengatakan personel kepolisian turut membantu proses pemadaman bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat setelah menerima laporan kejadian.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung menurunkan personel ke lokasi. Kedua jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Arga Makmur untuk penanganan lebih lanjut," kata Bakti.
Penyidik yang sampai langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
"Untuk penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi," tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta penggunaan perangkat kelistrikan yang sesuai standar keselamatan dinilai penting untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
3. Dokumentasi
4. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046



