Menurut laporan resmi, 67 orang meninggal dunia dan 222 lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal disebabkan oleh luka bakar, menghirup asap beracun, serta terinjak-injak saat berdesakan menuju pintu keluar. Warga dari 13 negara termasuk di antara korban luka maupun korban jiwa.
Penyelidikan menemukan sejumlah pelanggaran keselamatan di Santika Club. Bangunan tersebut hanya memiliki satu pintu keluar utama yang digunakan pengunjung, sementara pintu darurat lainnya terkunci atau tidak dapat digunakan. Selain itu, material dekorasi di langit-langit diduga mempercepat penyebaran api. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diperdebatkan, namun dugaan utama mengarah pada penggunaan kembang api atau efek panggung di dalam klub yang memicu kebakaran pada bagian atap.
Setelah tragedi tersebut, pemilik klub dan sejumlah pihak terkait menghadapi proses hukum atas dugaan kelalaian terhadap standar keselamatan. Kasus ini juga mendorong pemerintah Thailand memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam, termasuk penerapan standar keselamatan kebakaran dan jalur evakuasi.
Hingga saat ini, kebakaran Santika Club dikenang sebagai salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah Bangkok. Peristiwa ini kerap dijadikan contoh pentingnya penerapan sistem keselamatan kebakaran, kapasitas bangunan yang sesuai, serta akses pintu darurat yang memadai di tempat-tempat hiburan umum.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
