Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi dan motifnya.
"Benar, tadi siang sekitaran pukul 10.30 WIB kejadiannya, petugas masih mendalami kasus tersebut," ujar Yoni, Senin (17/8/2026).
Berdasarkan informasi awal, sebelum kejadian DA meminta ibu kandungnya yang merupakan nenek korban untuk pergi membeli makanan bersama dua anak lainnya. Saat rumah dalam kondisi sepi dan hanya terdapat DA bersama TD, dugaan penganiayaan terjadi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, nenek korban kembali ke rumah dan mendapati TD tergeletak di teras depan dalam kondisi bersimbah darah.
Korban mengalami luka sobek pada lengan kanan yang diduga akibat benda tajam. Selain itu, bibir korban juga ditemukan dalam kondisi lebam.
Warga kemudian membawa TD ke Puskesmas Pademawu untuk mendapatkan pertolongan. Karena kondisinya, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Pamekasan.
Namun, nyawa korban tidak tertolong. TD akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
Setelah mengantar korban ke fasilitas kesehatan, nenek TD kembali ke rumah. Saat tiba, rumah tersebut dalam keadaan terkunci dari dalam.
Warga bersama polisi kemudian mendobrak pintu rumah. Petugas menemukan DA masih berada di dalam rumah dan disebut memegang sebilah pisau.
Polisi langsung mengamankan DA serta menyita pisau yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut sebagai barang bukti. DA kemudian dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan.
Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih memeriksa keluarga dan sejumlah saksi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa tersebut.
Dari keterangan awal keluarga dan saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diduga mengalami kekambuhan dalam beberapa hari terakhir. DA juga disebut masih mengonsumsi obat terkait kondisi tersebut.
Namun, kondisi kejiwaan DA belum dapat dipastikan dan masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis.
"Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan. Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan saat ini tengah melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk berkoordinasi dengan tim medis atau psikiater untuk melakukan observasi resmi terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku," tutup Yoni Evan.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
3. Dokumentasi
4. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
📱 Download APK → untuk notifikasi artikel terbaru otomatis .
💬 Gabung Channel WhatsApp → sebagai cadangan.
Semua Ane Sediakan Di Menu

