Diserang Jukir Bersajam, Anggota  Polda Sulteng Lepaskan Tembakan, Satu Orang Meninggal. Polisi Putus Jari


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.40 WITA itu melibatkan anggota Bidpropam Polda Sulteng, Aipda AA, dan seorang warga berinisial D yang diduga merupakan juru parkir liar.

Kabid Humas Polda Sulteng, Achmad, mengatakan berdasarkan hasil investigasi tim gabungan di lapangan, Aipda AA melakukan tindakan tegas terukur setelah diserang D menggunakan senjata tajam berupa parang.

Peristiwa bermula ketika Aipda AA datang ke toko ritel tersebut menggunakan mobil Toyota Avanza untuk berbelanja. Setelah keluar dari toko, Aipda AA didatangi seorang pria mengenakan baju merah yang mengaku sebagai juru parkir.

“Setelah keluar dari minimarket, Aipda AA didatangi seorang pria mengenakan baju merah. Pria tersebut kemudian bertanya terkait parkir dan terjadi kontak fisik hingga berujung cekcok dan perkelahian,” ujar Achmad di Palu, Jumat (28/8/2026).

Dalam perkelahian tersebut, D disebut menyerang Aipda AA menggunakan parang ke arah wajah. Aipda AA berusaha menangkis serangan tersebut hingga mengalami luka serius pada kedua tangannya. Bahkan, salah satu jarinya dilaporkan putus.

Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu kali tembakan peringatan. Namun, D disebut masih mengejar Aipda AA menggunakan parangnya.

“Berdasarkan hasil investigasi, saudara D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” jelas Achmad.

Dalam insiden tersebut, seorang warga berinisial MA yang berada di sekitar lokasi juga menjadi korban setelah terkena peluru.

MA kemudian dievakuasi ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Aipda AA yang mengalami luka pada kedua tangannya dibantu warga menuju RS Bhayangkara Palu. Adapun D dan MA dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno.

Sekitar pukul 23.30 WITA, D kemudian dirujuk ke RSUD Anutapura Palu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun, pada Jumat (28/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, D dinyatakan meninggal dunia.

Atas meninggalnya D, Polda Sulawesi Tengah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Pimpinan dan seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah mengucapkan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara D dalam peristiwa yang terjadi tadi malam,” tutur Achmad.

Achmad menegaskan, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan. Polisi akan mendalami seluruh fakta di lapangan, termasuk penggunaan senjata tajam maupun senjata api dalam insiden tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan seluruh proses penanganan perkaranya kepada pihak kepolisian,” ucapnya.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

4. Dokumentasi 

5. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

📱 Download APK → untuk notifikasi artikel terbaru otomatis . 

💬 Gabung Channel Telegram → sebagai cadangan.

Semua Ane Sediakan Di Menu 

Lebih baru Lebih lama