Gadis Pekerja MBG Melvi Yunadatia Ditemukan Tewas di Aliran Sungai, Motor Dibuang ke Tumpukan Sampah


Korban merupakan warga Desa Rias Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Indo Melvi diketahui berangkat dari rumah sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia hendak menuju tempat kerjanya di SPPG Padang Serai dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna hijau.

Namun, hingga pukul 06.00 WIB, korban tak kunjung tiba di tempat kerja.

Indo Melvi juga tidak memberikan kabar kepada keluarga.

Pihak MBG yang mengetahui korban tidak masuk kerja kemudian menghubungi keluarga.

Keluarga bersama warga lantas melakukan pencarian dengan menyusuri jalan yang biasa dilalui korban saat berangkat kerja.

Pencarian akhirnya mengarah pada satu titik setelah keluarga menemukan sepeda motor milik korban di pinggir jalan.

Yang membuat keluarga semakin khawatir, motor tersebut ditemukan dalam kondisi tertutup timbunan sampah.

Kakek korban, Mustad, mengatakan keluarga sempat menyusuri sejumlah titik sebelum menemukan motor tersebut.

"Jadi kami telusuri ada beberapa titik. Akhirnya dapat titik temu, motornya ditemukan di pinggir jalan, di dalam timbunan sampah," kata Mustad saat ditemui di RS Bhayangkara, Senin (14/9/2026).

Penemuan motor itu kemudian menjadi petunjuk baru bagi keluarga.

Lokasi tersebut berada tidak jauh dari aliran sungai. Keluarga pun menduga korban kemungkinan berada di sekitar sungai.

Pencarian kemudian diperluas ke dalam aliran sungai.

Empat orang diminta menyelami bagian sungai yang cukup dalam untuk mencari keberadaan Indo Melvi.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan berada di dalam air, sekitar 100 meter dari lokasi sepeda motornya ditemukan.

Mustad mengatakan keluarga sebelumnya memang sempat menduga korban berada di dalam sungai setelah menemukan sepeda motornya.

Pihak keluarga kemudian meminta warga menyelami bagian sungai yang cukup dalam.

"Setelah ditemukan motor, kami perintahkan lagi untuk menyelami, siapa tahu korban dibuang ke sungai. Akhirnya ditemukan," ujarnya.

Korban kemudian dievakuasi dari dalam sungai.

Menurut Mustad, lokasi ditemukannya korban memiliki kedalaman sekitar tiga meter.

Ada pula temuan batu berukuran sedang yang berada di dalam pakaian korban.

"Batu pemberat ada di dalam baju," ungkapnya.

Temuan tersebut membuat keluarga semakin mempertanyakan bagaimana korban bisa berada di dalam sungai.

Namun, keluarga belum dapat memastikan apakah korban merupakan korban tindak kekerasan atau bagaimana korban bisa sampai berada di lokasi tersebut.

Kecurigaan keluarga juga muncul setelah mendapat informasi mengenai kondisi tubuh korban saat ditemukan.

Mustad mengatakan, berdasarkan keterangan orang-orang di lokasi, terdapat dugaan lebam pada bagian kepala dan perut korban.

Meski demikian, keluarga belum mengetahui apakah lebam tersebut berkaitan dengan penyebab kematian Indo Melvi.

"Menurut keterangan kawan-kawan tadi ada lebam di bagian kepala dan perut. Tapi kami tidak tahu apakah itu penyebabnya atau bagaimana," katanya.

Jenazah Indo Melvi kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Mustad mengatakan sebelum kejadian tersebut, tidak ada perilaku aneh yang ditunjukkan korban.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

4. Dokumentasi 

5. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

📱 Download APK → untuk notifikasi artikel terbaru otomatis . 

💬 Gabung Channel Telegram → sebagai cadangan.

Semua Ane Sediakan Di Menu 

Lebih baru Lebih lama