Seorang Pria Diduga M*̶̸m̶̸e̶̸n̶̸g̶̸g̶̸^̶̸l̶̸ ̶̸k̶̸*̶̸p̶̸^̶̸l̶̸^̶̸ Ibunya Sementara yang Lain M*̶̶̸m̶̶̸b̶̸√̶̸n̶̸√̶̸h̶̸ Saudari dan Keponakannya, M̶̸*̶̸n̶̸g̶̸√̶̸b̶̸√̶̸r̶̸ ̶̸M̶̸^̶̸y̶̸^̶̸t̶̸ Bersama Ayam Jantan Putih di Enugu


Komando Kepolisian Negara Bagian Enugu telah mengkonfirmasi dua pembunuhan keji terpisah di Wilayah Pemerintahan Lokal Igbo-Etiti di negara bagian tersebut, yang melibatkan anggota keluarga yang diduga dibunuh dengan parang oleh kerabat dekat.Insiden-insiden yang terjadi pada hari Jumat di berbagai komunitas di wilayah dewan tersebut dilaporkan menewaskan empat orang, termasuk seorang wanita dan putrinya yang masih kecil.

Juru bicara kepolisian, SP Daniel Ndukwe, mengungkapkan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa salah satu tersangka diduga memenggal kepala ibunya yang berusia 60 tahun, sementara tersangka lainnya dikatakan telah membunuh saudara perempuannya dan anaknya sebelum mengubur mereka di kuburan dangkal bersama seekor ayam jantan putih yang mati, yang menurut para penyelidik mungkin terkait dengan ritual.Menurut polisi, petugas dari Divisi Igbo-Etiti menanggapi panggilan darurat sekitar pukul 15.10 pada hari Jumat dari komunitas Nkporogwu Ukehe, yang melaporkan bahwa seorang pria bernama Anikwe Onyebuchi, berusia sekitar 40 tahun, menggunakan parang untuk membunuh dan memenggal kepala ibunya, yang bernama Anikwe Felicia.

“Jenazah dan kepala korban yang terpenggal ditemukan dan dibawa ke rumah sakit, di mana dokter memastikan bahwa korban telah meninggal, setelah itu jenazah disimpan di kamar mayat untuk pengawetan dan otopsi,” demikian pernyataan tersebut.Pihak kepolisian menambahkan bahwa tersangka hampir dihakimi massa yang marah sebelum petugas turun tangan.

“Tersangka kemudian diselamatkan dan ditangkap kembali dari amukan massa yang telah memukulinya dengan brutal dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. Investigasi skala penuh atas insiden tersebut telah dimulai,” demikian pernyataan dari pihak kepolisian.Dalam insiden terpisah yang dilaporkan beberapa menit kemudian sekitar pukul 15.18, petugas dari Regu Tanggap Darurat Komando yang ditempatkan di Persimpangan Ekwegbe di sepanjang Jalan Ugwuagu/Opi/Nsukka dilaporkan menanggapi panggilan darurat lain dari komunitas Agu-Ekwegbe.

Polisi mengatakan tersangka, yang diidentifikasi sebagai Joshua Eze, diduga menggunakan parang untuk memenggal kepala saudara perempuannya, Nwabuche Eze, dan putrinya yang masih kecil, Favour Eze.

“Jenazah para korban yang meninggal dunia telah ditemukan dan dibawa ke rumah sakit, di mana dokter memastikan mereka telah meninggal, setelah itu jenazah disimpan di kamar mayat untuk pengawetan dan otopsi,” kata polisi.Berdasarkan penyelidikan awal, tersangka diduga mengubur para korban di kuburan dangkal setelah membunuh mereka.

“Investigasi awal lebih lanjut mengungkapkan bahwa setelah diduga membunuh para korban, ia mengubur jenazah mereka di kuburan dangkal di samping seekor ayam jantan putih yang mati, yang menunjukkan kemungkinan adanya niat ritual,” tambah pernyataan itu.Tersangka juga dilaporkan diserang oleh warga setempat sebelum petugas polisi tiba.

“Tersangka juga diselamatkan dari amukan massa dalam kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit, di mana dokter kemudian memastikan dia meninggal dunia. Jenazahnya juga disimpan di kamar mayat,” kata polisi.Menanggapi insiden tersebut, Komisaris Polisi Negara Bagian Enugu, Mamman Giwa, mengutuk pembunuhan tersebut dan memerintahkan Departemen Investigasi Kriminal Negara Bagian untuk segera meluncurkan penyelidikan komprehensif terhadap seputar insiden tersebut.

Komisaris polisi juga memperingatkan warga agar tidak melakukan main hakim sendiri, dan mendesak masyarakat untuk menyerahkan tersangka kriminal kepada penegak hukum daripada mengambil hukum ke tangan mereka sendiri.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 


Lebih baru Lebih lama