Seorang pekerja konstruksi m̶̸*̶̸n̶̸i̶̸n̶̸g̶̸g̶̸a̶̸l̶̸^̶̸l̶̸ ̶̸d̶̸√̶̸n̶̸i̶̸^̶̸ setelah derek roboh di proyek jembatan Occidental Mindoro.


Menurut Petugas Patroli Bronze Dizon, penyidik Polres Kota Abra de Ilog, korban warga Mamburao, Occidental Mindoro dinyatakan meninggal setibanya di Rumah Sakit Komunitas Abra de Ilog.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa derek tersebut tiba-tiba roboh saat mengangkat balok beton yang sedang dipindahkan ke lokasi lain sekitar pukul 16.30 pada hari Selasa.

Penyebab runtuhnya derek tersebut masih belum jelas. Kabel baja derek mengenai pekerja konstruksi yang berada di bawah lengan derek untuk memandu operator selama operasi pengangkatan.Rekaman video aktual kejadian yang diambil oleh warga menunjukkan bahwa korban tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) pada saat kejadian.

Dizon mengatakan pihak berwenang juga sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran protokol keselamatan.Perusahaan konstruksi yang menangani proyek jembatan tersebut belum mengeluarkan pernyataan.

Polisi menangkap operator derek tersebut, yang menghadapi tuduhan kelalaian yang mengakibatkan kematian.Dizon mengatakan keluarga korban tidak berniat mengajukan gugatan, asalkan perusahaan membantu mereka dengan biaya dan memberikan dukungan finansial.

Jembatan ini merupakan bagian dari proyek Jalan Lingkar Abra de Ilog–Puerto Galera , yang bertujuan untuk menghubungkan Mindoro Barat dan Mindoro Timur.Hal itu menjadi berita utama setelah adanya keluhan bahwa struktur bangunan tersebut tetap belum selesai selama hampir satu dekade.

Pada bulan Februari, Sekretaris Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH) Vince Dizon secara pribadi memeriksa jembatan tersebut dan mengeluarkan ultimatum agar penyelesaiannya dilakukan paling lambat Juni 2026.

DPWH mengatakan pihaknya "memerintahkan perintah penghentian dan larangan segera" terhadap operasi pengangkatan yang dilakukan oleh perusahaan yang bertanggung jawab atas konstruksi tersebut. 

“Sekretaris Vince Dizon juga telah mengarahkan Kantor Regional DPWH-Mimaropa untuk menyelidiki insiden tersebut guna menentukan apakah penyebabnya adalah kelelahan material, kelebihan beban, atau kurangnya perawatan peralatan dan apakah protokol keselamatan yang komprehensif telah diterapkan,” kata lembaga tersebut. 

“Legacy Construction Corp. juga diperintahkan untuk menyerahkan sertifikat alat berat pihak ketiga yang diperbarui dan catatan perawatan untuk semua derek di lokasi sebagai bagian dari audit peralatan,” demikian pernyataan tersebut. 

Ditambahkan pula bahwa kontraktor tersebut dapat “menghadapi sanksi berat jika hasil investigasi mengungkapkan pelanggaran Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja.”

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

Lebih baru Lebih lama