Satu pekerja meninggal dunia di lokasi atas nama Muhammad Bryan Febryantoro, warga Mranggen, Demak. Tujuh pekerja lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan. Korban luka mengalami luka robek dan luka bakar ringan hingga sedang.
Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard menyebut, berdasarkan penyelidikan awal, ledakan diduga berasal dari tabung sterilisasi di ruang produksi yang kemudian terbakar.
Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, menambahkan dugaan sementara mesin produksi mengalami _overheat_ dan tekanan tinggi di luar batas normal. Para pekerja disebut sudah menyadari kejanggalan pada mesin dan berencana melakukan pengecekan, namun ledakan terjadi lebih dulu.
Saat kejadian, korban bersama delapan rekan kerja berada di area dekat sumber ledakan.
Dahsyatnya ledakan menyebabkan kerusakan parah di bagian belakang ruang produksi. Atap seng dan asbes terlepas dari rangka akibat gelombang tekanan. Kerusakan didominasi efek tekanan, bukan bekas hangus kebakaran.
Warga sempat mengevakuasi sebagian korban luka menggunakan mobil pikap ke RS Tugu karena kondisi darurat. Tim Damkar yang tiba di lokasi melakukan pengamanan dan pendinginan area, lalu berkoordinasi dengan ambulans dan kepolisian. Jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUP dr. Kariadi Semarang.
Polsek Ngaliyan masih mendalami penyebab pasti ledakan. Area pabrik telah diamankan untuk olah TKP lebih lanjut.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
3. Dokumentasi
4. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
