Kesal Istrinya Diancam Pria di Balikpapan Bantai Tetangga Hingga Tewas


Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah mendapat penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mengatakan, kepolisian langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, sekitar pukul 16.47 WITA, seorang pria terlihat memasuki area SPBU KM 4 sambil membawa dua bilah pisau dan berteriak.

Tidak lama kemudian, warga menemukan korban dalam kondisi terluka dan terkapar di sekitar lokasi.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Balikpapan Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mencari pria yang diduga terlibat dalam penikaman tersebut.

Polisi kemudian memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berinisial AS (29) masih berada di sekitar kawasan KM 4 setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Petugas melakukan pengejaran hingga akhirnya AS berhasil diamankan di sebuah showroom sepeda motor dengan bantuan personel kepolisian lainnya.

Dari penanganan tersebut, polisi turut mengamankan dua bilah pisau yang diduga berkaitan dengan peristiwa penikaman.

Hasil pemeriksaan kedokteran kehakiman terhadap jenazah FNB menunjukkan adanya sejumlah luka akibat kekerasan tumpul dan senjata tajam.

Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman, dr. Heryadi Bawono Putro, Sp.FM, menyampaikan bahwa terdapat 11 luka akibat kekerasan tajam pada tubuh korban, selain dua luka memar akibat kekerasan tumpul pada bagian depan lengan kiri.

Luka akibat senjata tajam tersebut antara lain ditemukan pada bagian dada, perut, lengan kiri, punggung, hingga pinggang kiri.

Pada pemeriksaan bagian dalam tubuh, dokter menemukan perdarahan lebih dari 2 liter pada rongga dada. Paru-paru korban juga tampak mengempis dan ditemukan tanda-tanda perdarahan hebat.

Menurut hasil pemeriksaan kedokteran kehakiman, luka tusuk pada bagian punggung menjadi penyebab utama kematian korban.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan awal AS kepada penyidik, aksi tersebut diduga dipicu rasa kesal terhadap korban.

AS mengaku kesal karena korban diduga pernah melakukan pemukulan terhadap istrinya dan mengancam akan membunuh istrinya.

Dalam keterangannya, istri AS disebut mendatangi rumah korban untuk meminta pertolongan karena rumah korban berada tidak jauh dari kediaman AS.

Perselisihan tersebut kemudian diduga berujung pada aksi penikaman terhadap FNB.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta motif sebenarnya dalam kasus tersebut. Penyidik juga masih memeriksa keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus secara menyeluruh.

Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.

----------

Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗

Video Atau Gambar Dokumentasi :

1. Dokumentasi

2. Dokumentasi 

3. Dokumentasi 

Yang Mau Traktir : 

Bisa Ke SeaBank : 901251998046 

📱 Download APK → untuk notifikasi artikel terbaru otomatis . 

💬 Gabung Channel Telegram → sebagai cadangan.

Semua Ane Sediakan Di Menu 

Lebih baru Lebih lama