Setelah menemukan jasad korban, Suparno segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi memprihatinkan. Mulut korban terlihat tersumpal kain dan tubuh bagian bawah korban tidak mengenakan celana.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel Polsek Tinanggea. Polisi mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta memasang garis polisi guna menjaga lokasi tetap steril selama proses penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP Taufik Hidayat, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban maupun apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Kami belum mengetahui pasti apakah ini dugaan pembunuhan. Kami masih menunggu hasil autopsi jenazah,” ungkap Taufik Hidayat, Rabu (16/9/2026).
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, kepolisian berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan autopsi terhadap jenazah.
Hasil pemeriksaan forensik tersebut akan menjadi salah satu bahan penting bagi penyidik untuk mengetahui mekanisme dan penyebab kematian korban, termasuk mengungkap ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban, kronologi kejadian, serta penyebab kematiannya.
Dokumentasi disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi keselamatan.
----------
Ketika klik dokumentasi mengarah ke situs lain atau menampilkan iklan, tekan kembali (back) lalu klik ulang dokumentasinya ❗❗❗
Video Atau Gambar Dokumentasi :
1. Dokumentasi
2. Dokumentasi
3. Dokumentasi
Yang Mau Traktir :
Bisa Ke SeaBank : 901251998046
📱 Download APK → untuk notifikasi artikel terbaru otomatis .
💬 Gabung Channel Telegram → sebagai cadangan.
Semua Ane Sediakan Di Menu
